Perspektif Alkitab tentang Rahasia dan Hukum Ketertarikan

Hukum Ketertarikan adalah konsep alkitabiah, tetapi telah diselewengkan oleh ajaran duniawi; oleh karena itu, gereja harus mencari pengajaran tentang Hukum Ketertarikan yang alkitabiah .

Sekarang saya yakin Anda pernah mendengar tentang ajaran yang dikenal sebagai “Rahasia”. Konsepnya adalah, dengan menggunakan “rahasia” ini, yaitu “Hukum Ketertarikan”, Anda dapat menarik apa pun yang Anda inginkan dalam hidup Anda: lebih banyak uang, rumah yang lebih besar, lebih banyak bisnis, pasangan yang praktik hukum bisnis andasempurna, secara harfiah apa pun yang Anda inginkan!

Sementara ajaran yang disampaikan tentang Hukum Ketertarikan dari guru duniawi mengandung banyak kebenaran, mereka juga mengandung beberapa gagasan yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Sebagai contoh, saya pribadi tidak setuju dengan gagasan bahwa seseorang dapat memiliki apa saja. Alasannya, kita dilahirkan dengan kekuatan, keterampilan, dan bakat yang berbeda yang meminjamkan kemampuan individu kita untuk memperoleh hal-hal yang kita inginkan.

Tuhan membuat kita semua unik, dengan tujuan, dan misi tertentu untuk memenuhi kehendak-Nya. Ini bukan semua tentang kita! Sekarang apakah itu berarti Hukum Konsultan Hukum BisnisKetertarikan harus diabaikan? Apakah itu semua hanya seonggok sampah bagi orang Kristen? Sama sekali tidak! Hukum Ketertarikan adalah konsep alkitabiah.

Begitu kita memahami mekanisme yang tepat dan penggunaan yang tepat dari hukum tarik-menarik dan mendiskusikannya di dalam gereja, kita harus menyebutnya sebagai “hukum tarik-menarik alkitabiah” agar tidak ada kesalahpahaman. Jadi dari sini hingga akhir artikel ini, saya akan menyebutnya sebagai “Hukum Ketertarikan Alkitabiah”.

Sekarang, Hukum Ketertarikan Alkitabiah dan kehendak Tuhan dapat, dan harus bekerja sama dalam hidup Anda. Izinkan saya menjelaskannya dari perspektif alkitabiah dalam tiga poin berikut:

1. Hukum Ketertarikan Duniawi dan Orang yang Percaya kepada Kristus

Ajaran duniawi tentang Hukum Ketertarikan telah membawa banyak kebingungan bagi orang-orang yang percaya kepada Kristus karena satu alasan yang sangat bagus: Itu mengabaikan seluruh konsep kehendak Tuhan! Jika Anda telah mencoba menggunakan Hukum Ketertarikan Alkitab seperti yang diajarkan oleh para guru duniawi, Anda akan segera menemukan diri Anda merasa jauh dari Tuhan!

2. Mengapa Konsep Dasar Hukum Ketertarikan Bekerja untuk Semua Orang

Seperti yang saya katakan sebelumnya, Hukum Ketertarikan adalah konsep alkitabiah dan prinsip ketuhanan. Hanya saja ajaran duniawi itu tidak saleh. Ini telah mendistorsi referensi alkitabiah dengan meninggalkan Yesus keluar dari persamaan, sehingga memutarbalikkan Firman Allah agar sesuai dengan tujuannya sendiri.

3. Konsep Dasar Hukum Ketertarikan dan Kehendak Tuhan

Ajaran Yesus tentang Hukum Ketertarikan Alkitab berkaitan dengan kepercayaan, pikiran, kata-kata, dan tindakan kita. Para guru duniawi dari Hukum Ketertarikan mengajarkan bahwa kata-kata dan pikiran kita sudah cukup, seperti ada semacam keajaiban dalam apa yang kita minta, yang mereka sebut, “Alam Semesta.”

Kesimpulan

Tuhan tertarik pada “masalah” kita, dan Dia menginginkan hubungan dengan kita lebih dari apa pun. Dia menginginkan hati kita; oleh karena itu menyedihkan Dia ketika kita mengejar ambisi egois alih-alih Dia.

Jadi, bagaimana seharusnya seseorang menggunakan Hukum Ketertarikan Alkitabiah? Jawabannya adalah, memuliakan Tuhan dalam hidupnya. Bukan semata-mata untuk mendapatkan ambisi yang egois.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *